Scroll untuk baca artikel
Pilpres 2024

Anies Baswedan Ingin Makan Malam Bareng Nabi Muhammad, Nelson Mandela, Hingga Mahatma Gandhi

×

Anies Baswedan Ingin Makan Malam Bareng Nabi Muhammad, Nelson Mandela, Hingga Mahatma Gandhi

Share this article
Anies Baswedan Ingin Makan Malam Bareng Nabi Muhammad
Anies Baswedan Ingin Makan Malam Bareng Nabi Muhammad

PERDANANEWS.com – Anies Baswedan Ingin Makan Malam Bareng Nabi Muhammad, Nelson Mandela, Hingga Mahatma Gandhi. Dalam suatu adegan yang menggugah pikiran, calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengungkapkan keinginannya untuk makan malam bersama tiga tokoh ikonik dari periode sejarah yang berbeda – Nabi Muhammad SAW, Nelson Mandela, dan Mahatma Gandhi. Pengakuan ini terjadi dalam Konferensi Kebijakan Luar Negeri Indonesia 2023 di Hotel Grand Sahid, Jakarta.

Dalam momen spontan selama forum, Anies diminta oleh salah satu peserta muda untuk dengan cepat menyebutkan tiga tokoh yang ingin dia ajak makan malam. Tanpa ragu, Anies memulai perjalanan khayalnya, mengungkapkan keinginannya untuk makan malam dengan Nabi Muhammad SAW, Nelson Mandela, dan Mahatma Gandhi.

Army Setyo Wibowo

Anies Baswedan Ingin Makan Malam Bareng Nabi Muhammad

“Tidak perlu malam ini, kan? Nomor satu, Nabi Muhammad SAW, yang kedua Nelson Mandela,” ujar Anies yang disambut tepuk tangan dari para hadirin. “Yang ketiga, saya akan ngobrol dengan Mahatma Gandhi,” tambahnya.

Selain itu, Anies juga ditanya tentang posisi anak muda jika dia terpilih menjadi Presiden RI. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan bahwa negara akan memberikan fasilitas bagi para anak muda yang ikut serta dalam diplomasi dunia, baik melalui dunia digital maupun non-digital.

Baca Juga: Amrizal Caleg Gelora Dapil 4, Mengapresiasi Kehadiran Ketum Gelora di Kabupaten Bogor

“Anak muda harus menjadi bagian dari diplomasi dunia. Apa yang mereka kerjakan melalui digital atau non-digital negara harus memfasilitasi,” ucap Anies.

Diskusi pun meluas hingga rencana Anies terkait isu Palestina. Jika terpilih menjadi Presiden, ia menyatakan niatnya untuk mengunjungi Palestina, dengan menekankan bahwa yang terpenting adalah dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina itu sendiri.

“Berapa tahunnya (Palestina merdeka) hanya Tuhan yang tahu. Tapi satu hal yang pasti, kita selalu mendukung Palestina, supaya kita menjadi bagian sejarah yang memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Pengakuan Anies Baswedan mengenai keinginannya untuk berbincang-bincang dalam makan malam dengan tokoh-tokoh bersejarah tersebut memberikan gambaran tentang kagumnya terhadap tokoh-tokoh yang telah meninggalkan jejak tak terhapuskan pada umat manusia melalui kebijaksanaan, kepemimpinan, dan komitmennya terhadap keadilan.

Lebih dari sekadar skenario makan malam, Anies juga menggarisbawahi peran pemuda dalam potensial kepemimpinannya. Momen khayalan ini memberikan pandangan unik terhadap sisi pribadi dan manusiawi dari seorang calon presiden yang sering dikaitkan dengan diskusi kebijakan yang serius.

Seiring berjalannya kampanye presiden, momen-momen seperti ini ikut membentuk pandangan publik tentang pribadi Anies Baswedan yang beragam dan humanis.

(red/pni)

Baca Juga: Penurunan Harga BBM di Seluruh Indonesia, Pertamina Umumkan Daftar Harga Baru