Scroll untuk baca artikel
Berita

H. Asep Deni Adnan Bumaeri, Berjuang Demi Kebesaran PUI Hingga Nafas Terakhir

×

H. Asep Deni Adnan Bumaeri, Berjuang Demi Kebesaran PUI Hingga Nafas Terakhir

Share this article
H. Asep Deni Adnan Bumaeri
H. Asep Deni Adnan Bumaeri

Oleh Ust. Agung H. Lutfiansyah

PERDANANEWS.com – H. Asep Deni Adnan Bumaeri, Berjuang Demi Kebesaran PUI Hingga Nafas Terakhir. Pada 25 November 2023, keluarga besar PUI harus merelakan kepergian salah satu kader dan tokoh terbaiknya, H. Asep Deni Adnan Bumaeri. Sebuah kehilangan mendalam bagi PUI, namun juga sebuah pengingat akan kegigihan dan ketulusan dalam berjuang untuk memajukan organisasi hingga nafas terakhir.

Darah PUI Mengalir dalam Nadi Beliau

H. Asep Deni Adnan Bumaeri bukanlah sekadar nama, tetapi beliau adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan perjalanan PUI. Darah PUI mengalir kental dalam setiap nadi dan pembuluh darahnya. Dedikasinya terhadap PUI tak pernah luntur, bahkan di saat-saat akhir hidupnya.

Army Setyo Wibowo

Setiap kesempatan menjadi momen berharga bagi beliau untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan PUI. Tanpa kenal lelah, beliau terlibat dalam berbagai kegiatan dan upaya membesarkan PUI. Semangat dan semangatnya menjadi pendorong bagi banyak kader PUI lainnya.

Perjuangan dan Kegigihan Hingga Detik Terakhir

Perjalanan hidup beliau dipenuhi dengan perjuangan dan kegigihan. Di usia yang tidak lagi muda, pada hari terakhir hidupnya, beliau menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. Menempuh perjalanan dari Tasikmalaya ke Bandung pada jam 2 dini hari untuk menghadiri acara PUI, meskipun nafasnya sudah terasa sesak.

Sesampainya di Bandung, kondisi kesehatannya memburuk, namun tekadnya untuk hadir dalam kegiatan PUI tetap tidak tergoyahkan. Bahkan setelah dibawa ke UGD Rumah Sakit Lembang dan dilarang dokter untuk kembali ke acara, beliau tetap memaksa dengan menandatangani surat pernyataan.

Keberanian dan keinginan kuat untuk terlibat dalam kegiatan PUI membuat beliau kembali ke lokasi acara. Namun, nafasnya kembali sesak, dan akhirnya beliau setuju untuk kembali ke UGD setelah dibujuk oleh banyak pihak. Namun, Allah berkehendak lain, dan nafas terakhir H. Asep Deni menjadi saksi ketulusan dan keteguhan hatinya untuk PUI.

Warisan dan Tantangan bagi PUI ke Depan

Kehilangan beliau memberikan kita, keluarga besar PUI, tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan dan kebaikan yang telah beliau perjuangkan. Senyum indahnya, ide-ide brilian, dan petuah bijaknya akan terus menginspirasi kita. Bagi generasi muda PUI, beliau adalah contoh nyata bahwa setiap kontribusi, sekecil apapun, memiliki dampak besar pada kemajuan organisasi.

Selagi kita masih memiliki nafas, mari kita terus berfikir besar dan berbuat besar untuk PUI. Seperti yang diinginkan oleh H. Asep Deni, kita harus melanjutkan perjuangan demi memajukan PUI, bahkan hingga nafas terakhir yang kita hembuskan. Semangat dan warisan beliau menjadi panggilan bagi kita semua untuk terus berjuang, berkarya, dan membesarkan PUI.

Selamat Jalan, H. Asep Deni Adnan Bumaeri

Kepergian H. Asep Deni Adnan Bumaeri adalah kehilangan yang dirasakan oleh seluruh keluarga besar PUI. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Mari kita kenang dan teruskan semangat perjuangan beliau, karena di dalam setiap langkah kita, darah PUI akan terus mengalir, dan semangat H. Asep Deni akan selalu menyala. Selamat jalan, H. Asep Deni Adnan Bumaeri.

(red/pni)