Scroll untuk baca artikel
Berita

Cara Menghitung Zakat Mal, Ini Dia Langkahnya

×

Cara Menghitung Zakat Mal, Ini Dia Langkahnya

Share this article
Cara Menghitung Zakat Mal
Cara Menghitung Zakat Mal

PERDANANEWS.com – Cara Menghitung Zakat Mal, Ini Dia Langkahnya. Zakat mal adalah salah satu jenis zakat dalam agama Islam yang diberikan atas harta atau kekayaan yang dimiliki oleh seorang Muslim setelah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat mal diwajibkan bagi mereka yang memiliki harta atau kekayaan yang mencapai nisab (ambang batas minimum) dan telah mencapai haul (sudah berlalu satu tahun hijriyah). Zakat mal merupakan salah satu rukun Islam dan menjadi kewajiban bagi umat Muslim yang mampu.

Berikut adalah beberapa poin penting mengenai zakat mal:

Army Setyo Wibowo
  1. Nisab: Nisab zakat mal adalah jumlah minimum harta atau kekayaan yang harus dimiliki seorang Muslim sebelum wajib membayar zakat mal. Nisab zakat mal berbeda untuk setiap jenis harta atau kekayaan, seperti uang tunai, emas, perak, dan perdagangan. Jika jumlah harta atau kekayaan mencapai nisab atau lebih, maka seseorang wajib membayar zakat mal.
  2. Haul: Haul adalah batasan waktu di mana harta atau kekayaan harus telah dimiliki selama satu tahun hijriyah sebelum wajib membayar zakat mal. Artinya, zakat mal hanya wajib dikeluarkan jika telah berlalu satu tahun hijriyah sejak kepemilikan harta atau kekayaan mencapai nisab.
  3. Nisab dan haul dapat berbeda untuk setiap jenis harta atau kekayaan. Sebagai contoh, nisab zakat mal untuk emas murni adalah 85 gram, sedangkan nisab zakat mal untuk uang tunai dapat berbeda berdasarkan nilai mata uang yang berlaku di suatu negara. Haul untuk zakat mal juga dihitung berdasarkan satu tahun hijriyah sejak kepemilikan harta atau kekayaan mencapai nisab.
  4. Besaran zakat mal adalah 2,5% dari total harta atau kekayaan yang dimiliki setelah mencapai nisab dan haul. Zakat mal ini dihitung berdasarkan nilai harta atau kekayaan pada saat diwajibkan membayar zakat, termasuk nilai uang, emas, perak, dan aset lainnya.
  5. Zakat mal harus diberikan kepada golongan yang berhak menerima zakat (asnaf), seperti fakir miskin, mustahik (orang yang berhak menerima zakat), amil (pengelola zakat), muallaf (orang yang baru masuk Islam), gharim (orang yang berhutang), fi sabilillah (untuk kepentingan agama), dan ibnu sabil (musafir yang memerlukan bantuan).
  6. Zakat mal tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi bagi muzakki (orang yang membayar zakat). Zakat mal dianggap sebagai bentuk ibadah dan peningkatan keimanan serta penyejuk hati bagi muzakki.

Demikianlah beberapa poin penting mengenai zakat mal, salah satu jenis zakat dalam agama Islam yang diberikan atas harta atau kekayaan yang dimiliki oleh seorang Muslim.

Cara Menghitung Zakat Mal

Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menghitung zakat mal:

  1. Tentukan jenis harta atau kekayaan yang akan dihitung zakat mal-nya, misalnya uang tunai, emas, perak, atau aset bisnis.
  2. Ketahui nisab zakat mal untuk jenis harta atau kekayaan yang dipilih. Nisab adalah jumlah minimum harta atau kekayaan yang harus dimiliki sebelum wajib membayar zakat mal. Nisab zakat mal berbeda untuk setiap jenis harta atau kekayaan. Sebagai contoh, nisab zakat mal untuk emas murni adalah 85 gram, dan nisab zakat mal untuk uang tunai dapat berbeda berdasarkan nilai mata uang yang berlaku di suatu negara.
  3. Hitung total nilai harta atau kekayaan yang dimiliki, termasuk semua aset yang masuk dalam kategori yang dipilih. Misalnya, jika yang dihitung adalah uang tunai, hitunglah jumlah uang tunai yang dimiliki pada saat diwajibkan membayar zakat.
  4. Periksa apakah total nilai harta atau kekayaan yang dimiliki sudah mencapai nisab atau lebih. Jika belum mencapai nisab, maka zakat mal tidak wajib dikeluarkan.
  5. Jika total nilai harta atau kekayaan sudah mencapai nisab atau lebih, hitung besaran zakat mal yang harus dikeluarkan. Besaran zakat mal adalah 2,5% dari total nilai harta atau kekayaan yang dimiliki setelah mencapai nisab.
  6. Keluarkan zakat mal kepada golongan yang berhak menerima zakat (asnaf), seperti fakir miskin, mustahik, amil, muallaf, gharim, fi sabilillah, dan ibnu sabil, sesuai dengan aturan zakat yang berlaku.

Penting untuk diingat bahwa menghitung zakat mal dapat menjadi lebih kompleks tergantung pada jenis harta atau kekayaan yang dimiliki, serta peraturan zakat yang berlaku di masing-masing negara atau daerah. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan ahli zakat atau otoritas agama setempat untuk memastikan perhitungan zakat mal yang akurat dan sesuai dengan ketentuan agama dan hukum yang berlaku.

(red/pni)

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bruntusan Di Wajah

Author