by

Harapan untuk Nanggala 402


Oleh: Tengku Zulkifli Usman


PERDANANEWS.COM – Sampai saat ini kapal selam Nanggala 402 belum juga menemukan titik temu.

Sempat ada kabar yang menyatakan terdeteksi 40 Mil sebelah Utara laut Bali. Tapi itu dibantah oleh informasi resmi TNI AL yang mengatakan tidak berani berkesimpulan bahwa itu adalah Nanggala 402.

Kalau melihat dari record pertama kali hilang nya kapal selam Nanggala 402 ini, maka bisa disimpulkan bahwa kapal ini kemungkinan hanyut dibawa arus dan punya masalah serius.

Masalah serius pertama, jika saja tangki BBM nya pecah maka ini memberikan informasi kepada kita bahwa kapal selam ini berada di bawah laut lebih dari 300m dimana tekanan air di arus bawah ini sangat kuat.

Soal tumpahan minyak yang di temukan di posisi awal kapal ini pertama kali menyelam bisa jadi itu bukan karena pecah tangki BBM nya. Kerena ada kemungkinan juga BBM sengaja di buang untuk menurunkan beban kapal selam.

Jika memungkinkan pertama yaitu pecah atau retaknya tangki BBM, maka ini akibatnya bisa sangat fatal.

Karena kapal selam ini secara teori hanya mampu menyelam di kedalaman 300-400M. Jika saja lebih dari itu maka akan bisa fatal akibatnya.

Kemudian, kapal selam ini adalah bikinan tahun 70an-80an. Sudah pasti memiliki banyak kekurangan yang sudah tidak up to date dengan kondisi hari ini dengan kapal selam canggih lainnya bikinan tahun 2000an.

Jika menghitung soal waktu ketersediaan oksigen dalam kapal yang menurut TNI bisa bertahan selama 3 hari. Atau berakhir semalam jam 03 dini hari. Maka waktu nya sekarang sudah habis.

Jika saja kapal ini tidak Blackout dan semua fungsi elektronik nya tidak mati termasuk alat alat deteksi komunikasi. Maka kapal masih bisa diselamatkan meskipun selama berbulan bulan berada di bawah laut.

Tapi jika posisi kapal mengalami Blackout dan semua alat alat elektronik dan alat alat deteksi komunikasi kapal ini mati dan tenggelam ke kedalaman lebih dari 500m. Maka akan semakin kecil kemungkinan kapal ini bisa selamat, termasuk para awak di dalamnya.

kapal selam Nanggala 402
Kapal Selam Nanggala 402

Karena jika kita merujuk ke informasi dari panglima TNI bahwa kemungkinan kapal ini tenggelam di kedalaman 700M. Maka ini akan jauh lebih fatal lagi.

Jika saja kondisi saat ini kapal itu dalam posisi Blackout dan berada di dasar laut dengan kedalaman lebih dari 500M dan tidak bisa bergerak seperti pernyataan TNI.

Maka kapal ini hanya menunggu waktu naik posisinya menjadi Sub-Sunk. Dimana kapal di nyatakan resmi tenggelam dan posisinya sangat berbahaya.

Saat ini belum ada pernyataan resmi bahwa kapal ini dalam posisi Sub-Sunk. Karena sampai saat ini posisi kapal belum di ketahui dan belum terdeteksi.

Analisa singkat saya seperti itu. Dengan terus berharap agar kapal selam ini segera ditemukan dan di evakuasi. Serta semua awak di dalamnya bisa selamat.

Terlepas dari semua doa, duka cita dan harapan kita agar kapal ini segera dapat ditemukan. Patut disayangkan kenapa kapal tua ini masih dipakai oleh kita. Meskipun memiliki surat izin menyelam sampai 2022 mendatang.

Memang kapal ini masih dipakai oleh beberapa negara lain di dunia. Tapi negara maju dan negara kaya sudah tidak memakai lagi kapal jenis ini.

Sebenarnya negara kita memiliki uang untuk memodernisasi alutsista termasuk mengganti kapal selam ini dengan jenis baru.

Sayang, korupsi yang super besar di bidang pertahanan membuat alutsista kita sering disunat oleh oknum oknum serakah yang tentu tidak pernah mencintai negara ini.

(PNI/Opini)

Perdananews