by

GeNose C19 Dilirik Beberapa Bandara untuk Screening Covid-19

PERDANANEWS.COM  – JAKARTA – GeNose C19 Dilirik Beberapa Bandara untuk Screening Covid-19.  GeNose C19 alat deteksi covid-19 produk anak bangsa universitas UGM,  terus menjadi perhatian. Alat tersebut terus diujicobakan untuk digunakan di beberapa pelayanan public.

Beberpa bandara mulai terpikat menggunakan GeNose setelah melihat kesuksesan GeNose digunakan di puluhan stasiun Kereta Api.

Ada empat Bandara yang tertarik dan akan segera mengujicobakan GeNose sebagai alat screening covid-19 untuk para penumpang yang akan bepergian keluar daerah.diberitakan bahwa ke empat bandara tersebut mulai akan melakukan ujicoba layanan Genose C19 pada 1 April 2021 mendatang.

Adapun keempat bandara tersebut adalah Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Sultan Mahmud Badarudin Palembang, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Yogyakarta International Airport.

Ketua tim pengembang Genose C19 Prof. Kuwat Triyono mengatakan, pihaknya sudah siap melakukan ujicoba layanan pemeriksnaan covid-19 lewat GeNose.

Hal itu ia sampaikan saat menanggapi rencana empat bandara yang akan menggunakan layanan GeNose C19 sebagai alat screening Covid-19 menggantikan alat VCR impor yang selama ini digunakan.

GeNose C19 Produk Anak Bangsa Dilirik Beberapa Bandara untuk Screening Covid-19

“Kita sudah siap dan memang harus siap,” tutur Kuwat, Selasa (30/3/21).

Kuwat menjelaskan bahwa ujicoba layanan pemeriksaan atau screening Covid-19 menggunakan layanan GeNose C19 di bandara ini tidak berbeda dengan layanan pemeriksaan GeNose yang sudah ada di beberapa stasiun kereta api.

Sebagaimana diketahui bahwa akurasi kemampuan dtesi GeNose diklaim jauh lebih baik dari alat VCR yang selama ini digunakan. Kelebihan lain dari GeNose adalah biayanya jauh lebih ekonomis sehingga dapat melakukan penghematan yang cukup efektif.

Sementara itu terkait aturan dan prosedur alur pemeriksnaan GeNose bagi penumpang di bandara Kuat mengatakan bahwa pihaknya sedang menunggu aturan resmi dari Kementerian Perhubungan dan Satgas Covid-19.

“Mudah mudahan dalam dua hari ini sudah keluar,” kata Kuwat dengan penuh harap.

Adapun total jumlah alat GeNose yang bakal digunakan di masing-masing bandara, Kuwat mengatakan hal tersebut akan disesuaikan dengan jumlah pengunjung di setiap bandara.

“Dalam hitungannya, setiap bandara minimal bisa menggunakan sekitar 8-10 unit Genose. Sebab dalam satu hari, satu alat genose bisa memeriksa sekitar 250 orang sekaligus. Jika ada 10 unit maka memeriksa sekitar 2500 orang dalam sehari,” paparnya.

Meskipun GeNose dapat memeriksa tes covid-19 dengan jumlah yang sangat banyak, Namun Kuat menyarankan agar para penumpang sebaiknya datang lebih awal untuk mengantisipasi penumpukan dan  tidak terjadi antrian panjang saat pemeriksaan. (sbr/pn)

Perdananews