by

Kasus Covid-19 Kota Bogor Turun, Ketua DPD Gelora Kota Bogor Ucapkan Terima Kasih

PERDANANEWS.COM – KOTA BOGOR. Di Hari Perawat Nasional Kasus Covid-19 Kota Bogor Turun, Ketua DPD Gelora Kota Bogor Ucapkan Terima Kasih. Jumlah kasus Covid-19 aktif di Kota Bogor menunjukkan penurunan signifikan. Pada Sabtu, 13 Maret, jumlah pasien Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit atau diisolasi tercatat 900 pasien, atau turun dari 1.189 pasien pada Senin 8 Maret lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan jumlah pasien Covid-19 sembuh meningkat hingga 91,39 persen, atau 11.796 orang. Total kasus Covid-19 di Bogor tercatat 12.906 kasus.

Data Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Bogor menunjukkan kasus Covid-19 yang dinyatakan sembuh mencapai 659 orang dalam sepekan terakhir. Jumlah kasus baru hanya 290 pasien.

Dengan peningkatan jumlah pasien sembuh itu, kasus aktif mulai menurun dalam tiga pekan terakhir ini. Retno mengatakan salah satu penyebab penurunan itu adalah pengaruh vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. 

Terkait peningkatan jumlah pasien sembuh dari Covid-19 Herdi Mawardi yang juga Ketua DPD Partai Gelora Kota Bogor mengatakan hal ini patut diapresiasi dan jangan melupakan peran para perawat yang telah berjibaku selama masa pandemi.

Kasus Covid-19 Kota Bogor Turun, Ketua DPD Gelora Kota Bogor Ucapkan Terima Kasih
HERDI MAWARDI – KETUA DPD PARTAI GELORA KOTA BOGOR

“ Di Hari Perawat Nasional yang ke – 47 ini saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk para nakes di Kota Bogor. Terima Kasih, Khususnya untuk para perawat dan dokter yang sudah berjuang di garis terdepan dalam membantu pasien Covid-19. “ buka Herdi Mawardi.

Herdi mengingatkan agar Pemkot Bogor dalam hal ini Walikota Bogor terus memperhatikan kesejahteraan para perawat di Kota Bogor. “ Saya juga mengapresiasi kinerja positif pemkot Bogor dalam menyikapi pandemi yang berlarut ini. Sekaligus mengingatkan pak Bima agar terus memperhatikan kesejahteraan para nakes dan perawat di Kota Bogor. Semoga penggunaan tunjangan tenaga medis bisa membantu meningkatkan imun tubuh para nakes kita yang sedang berjuang di garda terdepan “

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui surat Nomor S-65/MK.02/2021 yang ditandatangani secara elektronik pada 1 Februari 2021 kepada Menteri Kesehatan menyebutkan besaran insentif tenaga kesehatan terbaru. Besaran tunjangan tenaga medis tersebut berkurang 50 persen yang disebutkan mulai berlaku Januari 2021 hingga Desember 2021 yakni dokter spesialis Rp 7,5 juta per orang per bulan (OB). Kemudian, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebesar Rp 6.250.000 per OB, dokter umum dan gigi Rp 5 juta per OB, bidan dan perawat Rp 3.750.000 per OB, tenaga kesehatan lainnya Rp 2,5 juta per OB.

Selain itu, terkait penurunan jumlah pasien covid-19 di Kota Bogor sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan kebijakan ganjil-genap Bogor di akhir pekan mulai pekan pertama hingga ketiga Februari berdampak pada penurunan kasus Covid-19.

Kebijakan lain yang diduga mempengaruhi penurunan kasus Covid-19 aktif adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro hingga ke tingkat RW. ” Vaksin itu mulai bekerja meningkatkan antibodi. Dampaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 menurun,” kata Retno.

(ceo/pni)

Perdananews