PERDANANEWS.COMBahaya Aplikasi VTube Penipuan Investasi Bodong. Sepintas melihat aplikasi yang satu ini kemudian mencoba mendownloadnya dan membaca penjelasannya pasti anda akan langsung jatuh hati. Sebab aplikasi yang satu ini menjanjikan akan memberikan pundi-pindi rupiah yang menggiurkan buat anda.

Sepintas usai mendownloadnya seperti tidak ada masalah dengan aplikasi ini apalagi kesan menipu sungguh tidak ada sama sekali.

Sepintas kita berkenalan dengan aplikasinya bro and sis..

“VTube panduan terbaru cara hasilkan uang dengan menonton video”, ini kata pembuka dari aplikasi yang cukup buming di Indonesia ini.

Yang membuat orang jadi kesem-sem dengan aplikasi ini ialah adanya penjelasan bahwa aplikasi ini menjanjikan penggunanya bisa meraup pundi-pundi rupiah yang besar.

“Aplikasi Vtube menawarkan kepada masyarakat untuk menghasilkan pendapatan dengan cara menikmati tayangan iklan”, begitu penjelasan yang tertulis di keterangan aplikasi.

Aplikasi Vtube termasuk dalam aplikasi yang masih sangat baru. Dirilis 1 Desember 2020 dan baru diupdate pada 18 Februari 2021. Dalam aplikasi juga disebutkan cara mendaftar dan berbagai fitur layanan yang terdapat di dalamnya. Aplikasi ini ditawarkan oleh indanadev dan telah didowload lebih dari 50 ribu pengguna dengan rating di angka 3+.

Namun yang mengejutkan ditengah perjalannannya yang mulai digandrungi oleh masyarakat terdapat informasi yang cukup menyedihkan dimana aplikasi VTube terindikasi melakukan penipuan terhadap penggunanya.

Barangkali secara tampilan aplikasi ini tidak terlihat bermasalah. Namun temuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa VTube melakukan tipu daya investasi alias melakukan investasi bodong dalam prakteknya.

Kok bisa VTube masuk daftar hitan investasi bodong di OJK? Apa sebabnya? Seperti namanya Vtube layaknya youtube menampilkan berbagai video dari berbagai creator. Pada saat anda menonton video seringkali ada iklan di dalamnya. Naah kalo di youtube iklan tersebut bisa diskip, namun di VTube tidak. Jadi para pengguna VTube terpaksa menonton iklan meskipun dia tidak suka terhadap iklan tersebut.

Bisa jadi pengiklan tidak merasa dirugikan karena para pengguna VTube pasti menonton iklan mereka, namun lambat laut, para pengiklan tidak mendapatkan hasil maksimal dari iklannya meskipun banyak yang menontonnya. Otomatis kedean akan berpikir untuk memasang kembali iklan di aplikasi VTube.

Naah adpun bagi para pengguna VTube yang dijanjikan berbagai bonus menggiurkan akan diminta melakukan upgrading akun dengan membayar sejumlah biaya yang telah ditetapkan oleh perusahaan untuk nantinya setelah upgrade akan mendapat berbagai fasilitas yang dijanjikan oleh VTube tersebut. Ancamannya ketika anda telah melakukan upgrade akun dengan membayar sejumlah uang, kemudian para pengiklan tidak lagi memasang iklan di aplikasi tersebut maka disitulah letak spekulasinya. Sehingga wajar jika VTube masuk ke dalam golongan hitam investasi bodong dan dibekukan oleh OJK.

Berikut ini merupakan link lampiran yang diterbitkan OJK dan Satgas Waspada Investasi mengenai bisnis yang harus dihentikan: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Documents/Pages/Siaran-Pers-Satgas-Waspada-Investasi-Perkuat-Koordinasi-dengan-Kepolisian-RI/Lampiran%20II%20Entitas%20Ilegal%20Juli.pdf

So dari penjelasan ini silahkan kalian yang memilih mau tetap bekerjasama dengan VTube atau meninggalkannya karena potensi kerugian yang nantinya cukup besar. Selamat berpikir..(sbr/pn)

Perdananews