by

Demokrat Tolak Pilkada Berbarengan Pilpres 2024

PERDANANEWS.COM – JAKARTA – Demokrat Tolak Pilkada Berbarengan Pilpres 2024. Salah satu partai oposisi yang kini elektabilitasnya terus menanjak adalah partai Demokrat.  Demokrat paham betul bagaimana menaikkan elektabilitas dirinya menjadi partai papan atas yang menyungguhkan ide-ide segar.

Salah satu ide yang baru-baru ini dianggap cukup berkelas adalah menolak pilkada dibarengi dengan pilpres 2024. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.

Herzaky  berharap pembahasan RUU Pemilu yang masuk salah satu program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas 2021 itu diharapkan semakin memenuhi prinsip-prinsip keadilan politik dan harapan rakyat Indonesia ke depan.

“Demokrat meminta agar Pilkada tahun 2022 dan 2023 tetap dilaksanakan, tidak digabung dengan Pileg dan Pilpres 2024,” tutur Herzaky,  Sabtu (16/1/21).

Apa yang menjadi pertimbangan Partai Demokrat sehingga partainya mantan presiden ke-6 selama 2 periode itu menolak keras disatukannya pemilu dan pilkada 2024?

Ada tiga pertimbangan yang disampaikan oleh Herzaky terkait mengapa Demokrat tidak ingin Pilkada, Pilpres, dan Pileg diserentakkan.

Alasan pertama, kata Herzaky, jika Pilkada bersamaan dengan Pileg dan Pilpres 2024 dikhawatirkan akan menciptakan beban teknis pemilihan berlebih bagi penyelenggara pemilu.

Perdananews