by

Tingkatkan Kesadaran Perilaku 3M, Pemprov DKI Rutin Terapkan Penertiban

Tingkatkan Kesadaran Perilaku 3M, Pemprov DKI Rutin Terapkan Penertiban
Tingkatkan Kesadaran Perilaku 3M, Pemprov DKI Rutin Terapkan Penertiban

Bagi kantor, tempat kerja, dan industri, sanksi administratif yang diberikan berupa penutupan sementara paling lama 3 x 24 jam. Pengulangan pelanggaran akan dikenakan sanksi denda administratif progresif dengan nilai Rp 50 juta sampai dengan maksimal Rp 150 juta.

“Lalu, terdapat pula sanksi rekomendasi pencabutan izin operasional tempat usaha apabila terjadi keterlambatan atau tidak bayar denda administratif. Untuk denda berupa uang akan kami setorkan untuk kas daerah,” imbuhnya.

Perlu diketahui, secara kumulatif hasil rekapitulasi pelaksanaan giat penindakan pelanggaran aturan protokol kesehatan dalam masa PSBB Transisi oleh Satpol PP Provinsi DKI Jakarta sejak April hingga 6 Januari 2021 sebagai berikut:

A. Perorangan (Masker)

Jumlah : 316.754

  • Teguran : 7.361
  • Kerja Sosial : 285.762
  • Denda Adm : 23.631

B. Non-Perorangan (Tempat Usaha / Kerja / Umum)

  • Penutupan Sementara : 2.080
  • Denda : 528

Sehingga, nilai denda yang masuk dari perorangan sejumlah Rp 3.612.045.000; tempat/fasilitas umum sejumlah Rp 2.093.650.000; dengan total keseluruhan sejumlah Rp 5.705.695.000.

Baca Juga : Trend Ponsel Pintar 2021 yang Jangan Kamu Lewatkan

Tingkatkan Kesadaran Perilaku 3M

Sumber : SIARAN PERS NOMOR: 1854/SP-HMS/01/2021 08 Januari 2021 Balaikota Jakarta – Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik

Perdananews