by

Hari Santri Nasional, Esensi Santri Era Milenial

Oleh Deni Ismail Saleh S.Pd Wakil Sekretaris DPD Gelora Purwakarta

PERDANANEWS.com – Hari ini, Kamis (22/10/2020), diperingati sebagai Hari Santri Nasional 2020.

Hari Santri Nasional dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad para santri merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan para ulama.

Hari Santri Nasional ditetapkan lewat Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Di era modern ini semangat resolusi jihad itu bukan lagi tentang merebut kemerdekaan bangsa indonesia dari tangan penjajah. Melainkan bagaimana mengisi kemerdekaan dengan terus memberikan kontribusi dan berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat, diantaranya yang rentan problem dimasyarakat adalah terkait pendidikan dan ekonomi, maka jihad yang relevan hari ini ialah jihad melawan kebodohan dan jihad melawan kemiskinan.

Dilihat dari arti kata santri adalah Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “santri” setidaknya mengandung dua makna. Arti pertama adalah orang yang mendalami agama Islam, dan pemaknaan kedua adalah orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh atau orang yang saleh. Orang yang benar-benar mendalami ilmu agamanya pasti dalam berkehidupan nya pun akan mudah diterima oleh elemen masyarakat, karna perilakunya yang dapat menentramkan dan memberikan solusi.

Dari artikulasi berikut bisa kita tarik kesimpulan santri adalah orang yang berperilaku baik dan memberikan manfaat. Jadi diera modern ini santri bukan saja orang yang mondok pesantren dan mempelajari agama islam, tapi orang yang menerapkan nilai-nilai kebaikan dan memberikan manfaat bisa juga dikatakan santri.

(adr/red Perdananews.com)

Perdananews