by

Jutaan Rakyat AT Masuk Jurang Kemiskinan

Sebagai contoh seorang mahasiswa bernama Adi Muhammad Fachrezi dari Indonesia. Sembari kuliah dia juga berprofesi sebagai pemandu wisata turis di sekitar gunung berapi dan pantai pasir putih di Jawa. Penghasilannya tiap bulan bisa mencapai  Rp20 juta yang digunakan untuk biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari.

Namun kini  pendapatan itu seketika hilang karena virus telah memaksa wisatawan harus tinggal di rumah. Imbasnya  Fachrezi harus menunda studinya.

“Saya agak hancur secara finansial sekarang,” kata Fachrezi saat ditemui awak media.

Namun demikian Fachrezi tidak putus semangat. Dirinya tetap optimis bahwa akhir tahun ini akan kembali normal sehingga dirinya bisa membangun kembali bisnisnya dan melanjutkan studinya.

“Harapan terbaik saya, bisnis saya bisa beroperasi kembali di akhir tahun bertepatan dengan musim liburan,” harap Fachrezi.

Sebagaimana diansir oleh Bloomberg, bahwa kejatuhan ekonomi di lima negara terbesar di Asia Tenggara sangat parah pada kuartal kedua. Ekonomi Malaysia minus 17,1 persen, Filipina minus 16,5 persen, Singapura minus 13,3 persen, Thailand minus 12,2 persen serta Indonesia menyusut atau minus 5,3 persen per tahunnya.

Perdananews