by

AHY: Ada Dugaan Cacat Formil UU Omnibus Law

PERDANANEWS.COM – Jakarta – AHY: Ada Dugaan Cacat Formil UU Omnibus Law. Politisi muda yang namanya lagi moncer karena penolakannya terhadap UU Omnibus Law (Cipta Kerja) sebab dirinya dianggap gimik terus menjadi perhatian public. Siapa lagi kalo bukan ketua umum partai Demokran Agus Harimurti Yudoyono (AHY)

Dalam fanpagenya, AHY menuliskan tentang dugaan adanya cacat formil dalam UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan dan mendapatkan penolakan dari kaum buruh dan masyarakat.

Menyebut dua Koran mainstream yakni Tempo dan Kompas, AHY mengatakan bahwa ada dugaan UU Cipta Kerja itu draf finalnya berubah-ubah.

“Pagi ini, Selasa (13/10), saya membaca headline Koran Tempo dan Kompas. Kedua harian nasional itu menyoroti tentang dugaan cacat formil dalam UU Cipta Kerja. Dugaan ini didasarkan pada Draf Final RUU Ciptaker yang dikabarkan berubah-ubah,” tulis AHY.

AHY juga menyebutkan bahwa informasi dari  fraksi Demokrat bahwa draf final UU itu tidak melaui alur yang sebenarnya. Memestinya draf RUU itu ditandatangani pada saat pengambilan keputusan tingkat I (Baleg). Baru kemudian dibagikan kepada DPR pada saat paripurna. Namun nyatanya itu tidak terjadi.

“Menurut Fraksi Partai Demokrat, draf final yang seyogianya ditandatangani saat pengambilan keputusan tingkat I (Baleg) dan selanjutnya dibagikan kepada anggota DPR saat pengambilan keputusan tingkat II (Paripurna), ternyata tidak dilakukan. Informasi ini juga dibenarkan anggota fraksi dari parpol lainnya,” tutur AHY.

AHY menyayangkan bahwa tidak ada kejelasan tentang draf final dari RUU tersebut. Ketidak jelasan itu menimbulkan chaos informasi di tengah masyarakat. Pemerintah menuding masyarakat menyebarkan berita hoax. Sementara rujukan dari kebenaran mestinya dipastikan telah ada yakni draf final dari RUU tersebut.

Perdananews